Bagaimana Eksistensi Antara Psikologi Islam dan Barat Modern
Pada kesempatan kali ini saya akan sedikit mengulas artikel jurnal yang menarik untuk dibaca dan tentunya akan menambah wawasan kawan2 sekalian 😁. Artikel Jurnal yang akan saya ulas adalah berkaitan dengan bagaimana eksistensi antara psikologi islam dan budaya barat. Sebelum itu mari kita lihat terlebih dahulu identitas artikelnya:
• Nama Artikel Jurnal : Eksistensi Antara Psikologi Islam dan Barat Modern
• Nama Penulis : Agus Handoko
• Asal Institusi : UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
• Nama Publikasi : Salam: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i
• Volume : Vol. 8
• Number : No.4
• Tahun : Agustus 2021
• Halaman : 1179 – 1194
• DOI : https://doi.org/10.15408/sjsbs.v8i4.22145
• URL : http://journal.uinjkt.ac.id/index.php/salam/article/view/22145
• Termasuk kategori : Sinta 1
• Jumlah Sitasi : 21
• P-ISSN : 2356-1459
• E-ISSN : 2654-9050
Topik yang dibahas di dalam artikel ini sangatlah menarik untuk kita cermati, karena berisikan perbandingan antara psikologi Islam dan psikologi Barat, yang mana keduanya saling berpengaruh terhadap ilmu pengetahuan pada masa kini.
Pada penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kualitatif, baik normatif maupun dengan perbandingan dengan fakta lapangan. Dimana penulis melakukan pendekatan dengan menggunakan pendekatan literatur dengan mempertimbangkan teori serta pendapatan para ahli.
Artinya Penulis mencoba mencari makna dan merumuskannya dengan cara memberikan interpretasi teks yang menjadi obyek untuk ditafsirkan dalam konteks ruang dan waktu.
Kemudian pada bagian hasil temuan dan pembahasan yang dipaparkan penulis berisikan definisi dari istilah Psikologi Islam dan Psikologi Barat Modern.
Hakekat psikologi Islam dirumuskan sebagai berikut: “kajian Islam yang berhubungan dengan aspek-aspek dan perilaku kejiwaan manusia, agar secara sadar ia dapat membentuk kualitas diri yang lebih sempurna dan mendapatkan kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat.”
Kemudian Sejarah menuturkan bahwa sebagian besar dari psikologi modern, memang memisahkan Tuhan dari pengalaman subyektif manusia. Pengalaman subyektif religius ini masih dipandang sebagai bukan ilmiah. Dalam perspektif mereka, kalau pengalaman tersebut mau diilmiahkan, maka ia harus memenuhi standar ilmiah: Logis-rasional-empiris. Sebagai pewaris elan modernisme, ilmu psikologi juga bernaung dalam kereta metode saintifik sebagaimana ilmu-ilmu lainnya.
Selain membahas bagaimana konsep dari psikologi Islam dan Psikologi Barat Modern. Penulis juga memaparkan bagaimana karakter kedua istilah tersebut. Perbedaan utama antara psikologi Islam dengan barat modern adalah posisi rujukan dalam memahami ilmu jiwa manusia. Penulis juga menjelaskan Pengaruh Psikologi Islam dan Barat Modern terhadap Dunia Ilmu Pengetahuan.
Pada bagian kesimpulan, penulis menyimpulkan bahwa eksistensi psikologi Islam dimaksudkan untuk melakukan pemberdayaan manusia sehingga kualitas hidup manusia meningkat. Psikologi Islami akan mengingatkan kepada kita bahwa manusia harus dipahami sebagai makhluk
Sekian sedikit ulasan yang telah saya paparkan. Semoga apa yang sudah dijelaskan di atas dapat menambah khazanah wawasan kawan2 sekalian. Mungkin kawan2 juga dapat membaca artikel jurnal yang sudah saya ulas pada link yang sudah saya cantumkan di atas dan dapat diakses secara gratis…
Kawan2 dapat melihat berbagai artikel penelitian yang menarik dan mengangkat isu-isu terkini secara gratis di http://journal.uinjkt.ac.id/index.php/


Waah bagus topiknya... jadi kita bisa menyimbangi kedua hal tersebut yaaa tidak hanya terlalu condong ke salah satu aja... makasih informasinya
BalasHapusArtikelnya bagus dan pembahasan yang sangat menarik, terimakasih infonya.. semangat terus
BalasHapusInformatif bgt infonya klo psikologi Islam itu bener2 ngaruh buat pengembangan SDM, makasih infonya bang dan
BalasHapusJadi kepo nih setelah baca review artikelnya, otw baca~
BalasHapusMakasiiii infonya
pembahasan yang menarik, jadi psikologi islam memang ada untuk meningkatkan kualitas manusia dan menyadarkan bahwa manusia itu makhluk, makasih infonya bang dan
BalasHapuswahh mantep nih pembahasannya buat nambah wawasan dan pengetahuan tentang psikologi ✨🙌👏👍💐
BalasHapusreview jurnalnya menarik bangett tentang psikologi islam, otw baca jurnalnyaa
BalasHapusTopik yang diambil sangat menarik banget, apalagi penyampaian disetiap bahasannya sangat mudah dicermati, informasi yang dibagikan juga sangat singkat, padat dan jelas.
BalasHapusMasyaAllah sangat bermanfaat ini. Terima kasih kaa infonya
BalasHapuswah topiknya menarik bgt sih, lebih lagi penulis artikel ini membahasnya secara rinci dari jurnal tt psikologi islam ini. artikel yang menarik nih!
BalasHapuswaahhh pembahasannya sangat menarik dan untuk informasi yang sudah diberikan pun juga sangat bermanfaat, terima kasih bang dani sudah memberikan informasi yang bermanfaat
BalasHapusMasyaallah ternyata ada artikel sebagus ini, terimakasih ka infonya
BalasHapusManatap kali jadi pengen Literasi
BalasHapusTopik terkait psikologi emang selalu menarik ya, apapun kaitannya. Makasih infonya
BalasHapusKalo udahh ngomongin tentang psikologi ini sih menarik bgtt, langsung pengen baca jurnalnyaa, makasih dani rekomendasinya
BalasHapusinformatif banget nih nambah wawasan
BalasHapustopik informasinya bagus, makasih infonya
BalasHapuskeliatannya menarik banget jurnalnya, bikin pembaca jadi lebih openminded tentang islam dan budaya barat yang mana keduanya sangat berpengaruh dengan kehidupan kita sekrang ini. terima kasih infonya
BalasHapuswuih keren nih artikelnyaaa, abis baca artikel ini aku langsung baca artikel penelitian yg menarik tentang islam dan budaya barat, selain menambah pengetahuan, juga sangat membuka wawasan kita loh, thank u infonyaa Danni
BalasHapus